PERLAKUAN BURUK MAJIKAN TERHADAP PEKERJA MIGRAN WANITA INDONESIA DI MALAYSIA

Abstract

Bentuk-bentuk perlakuan buruk majikan terhadap pekerja migran Indonesia di Malaysia, yang dapat diidentifikasi melalui penelitian ini adalah: memberi beban kerja terlalu berat, tindak kekerasan fisik dan non fisik, tidak memenuhi kebutuhan pokok, tidak membayar gaji, memaksa bekerja melampaui masa kontrak secara tidak bertanggung jawab, melakukan pemerkosaan/pelecehan seksual, menghalangi hak berkomunikasi dengan keluarga, dan menghalangi hak menjalankan ibadah. Pendapat yang menyatakan perlakuan buruk majikan terhadap pekerja migran semata-mata karena rendahnya keterampilan pekerja migran tidakseluruhnya benar. Perlakuan buruk dilakukan oleh majikan tidak hanya kepada pekerja migran yang memiliki kinerja rendah tetapi juga terhadap pekerja yang memiliki kinerja bagus. Perlakuan buruk terhadap pekerja migran dengan kinerja rendah dilakukan karena majikan merasa kecewa. Sedangkan perlakuan buruk terhadap pekerja yang memiliki kinerja bagus dilakukan majikan karena sifat egoistik dan serakah.
https://doi.org/10.33007/ska.v12i3.642
PDF

Policy for Journals that offer open acces

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
  •