PERLINDUNGAN ANAK BERBASIS KOMUNITAS DI WILAYAH PERBATASAN; Penelitian Aksi di Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat

Abstract

Penelitian ini menggambarkan upaya perlindungan sosial bagi anak, baik yang ada di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat, dengan lokasi penelitian di wilayah perbatasan. Analisis situasi hak anak yang dilakukan, menunjukkan beberapa permasalahn anak diantaranya banyaknya anak yang putus sekolah, menikah usia dini, anak-anak yang bekerja baik di wilayah Entikong maupun ke Malaysia. Keterlibatan anak-anak dalam penelitian ini merupakan salah satu kunci dalam upaya pemenuhan hak anak, dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak. Melalui penelitian ini diharapkan anak dan komunitas setempat dapat bersama-sama mewujudkan perlindungan anak, dengan dukungan pemerintah setempat khususnya pemerintah desa, dinas pendidikan, sekolah, balai latihan kerja serta lembaga swadaya masyarakat yang peduli anak. Melalui pelibatan anak, masyararakat serta stakeholderterkait, diharapkan perlindungan anak berbasis komunitas menjadi peluang untuk pemenuhan hak anak khususnya di wilayah perbatasan.Kata kunci : hak anak, perlindungan anak, berbasis komunitas
https://doi.org/10.33007/ska.v17i1.811
PDF

Policy for Journals that offer open acces

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
  •