Sekuritas Sosial Perempuan Rawan Sosial Ekonomi Pada Komunitas Nelayan Pulau Kecil (Kasus Pulau Salemo, Desa Mattiro Bombang, Kecamatan Liukang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31105/jpks.v18i1.1639

Abstract

                                                                    AbstractIn rural South Sulawesi there are 646, 210 thousand people or 12.30% of the poor. They are small farmers who do not have agricultural land and also small fishermen who do not have adequate fishing equipment so that it is not enough to guarantee basic needs his family. One group included in this category is Women Socio-Economic Prone (PRSE). The research objective is to describe social conditions economics of women socio-economic prone to fishing communities and describe social security practices in an effort to fulfill their basic needs. Research methods is qualitative descriptive with the type of case study. Data obtained through interviews depth and observation, then analyzed by means of data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study found that women were prone to socio-economic conditions in the fishing community on Salemo island, Mattiro Bombang village, Liukang sub-district is not able to fulfill their basic needs. In practice social security applies the principle of lead balik (situlung-tulung), love each other (sipammase-mase), appropriateness (assitinajang), mutual visit (silokkai). Suggestions to the government, careful arrangement needs to be done about the category of poor and mediocre women in socio-economic vulnerability, it needs to improve budget allocation to increase income so that they no longer owe it to paggadde-gadde, increasing allocations for education, health, clean water, and the environment. Keywords: social security; women prone to socio-economic; small island fishermen. Abstrak Di pedesaan Sulawesi Selatan terdapat 646,210 ribu jiwa atau 12,30% penduduk miskin. Mereka adalah petani kecil yang tidak memiliki lahan pertanian dan juga nelayan kecil yang tidak memiliki peralatan tangkap yang memadai sehingga tidak cukup menjamin kebutuhan dasar keluarganya. Salah satu kelompok yang termasuk dalam kategori tersebut adalah Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi pada komunitas nelayan dan mendeskripsikan praktik sekuritas sosial dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar mereka. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan, selanjutnya dianalisis dengan cara reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa Perempuan Rawan Sosial Ekonomi pada komunitas nelayan di pulau Salemo, desa Mattiro Bombang, kecamatan Liukang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya. Dalam praktik sekuritas sosial berlaku prinsip timbal balik (situlung-tulung), saling mengasihi (sipammase-mase), kepantasan (assitinajang), saling mengunjungi (silokkai). Saran kepada pemerintah, perlu dilakukan penataan secara cermat tentang kategori Perempuan Rawan Sosial Ekonomi miskin dan pas-pasan., perlu meningkatkan alokasi anggaran untuk meningkatkan pendapatan sehingga mereka tidak lagi berhutang pada paggadde-gadde, meningkatkan alokasi untuk pendidikan, kesehatan, air bersih, dan lingkungan. Kata Kunci: sekuritas social; perempuan rawan sosial ekonomi; nelayan pulau kecil.     

Author Biography

Hasbi Hasbi Hasbi, University of Hasanuddin

university of Hasanuddin

References

Daftar Pustaka

Ahmed Ali, Muhammad, dkk, 2012. Socio-Economic Analysis Of The Intervensions Aimed At Improving Water and Sanitation Condition Of Rural Community, Reseacrh on Humanities and Social Sciences, ISSN 2222-1719 (Paper) ISSN 2222-2863, Vol2, No. 10.

Arifin, Ansar, 2012. Nelayan Dalam Perangkap Kemiskinan (Studi Strukturasi Patron-Klien dan Perangkap Kemiskinan Pada Komunitas Nelayan di Desa Tamalate, Kec. Galesong Utara. Kabupaten Takalar, provinsi Sulawesi Selatan). Makassar: Disertasi (Sosiolologi) Pascasarjana Universitas Negeri Makassar.

Badan Pusat Statistik, 2018. Profil Kemiskinan di Indonesia, Maret 2018. Berita Resmi Statistik. Nomor 57/07/Th.XXI. 16 Juli 2017.

Bayo, Andre (Editor), 1996. Kemiskinan dan Strategi Memerangi Kemiskinan.Yogyakarta: Liberty.

Benda-Beckmann, F.von , et. al. 1988. Between Kinship and the State: Soscial Security and

Law in Developing Countries. Dordrecht: Foris Publications.

Depsos RI, 2005. Rencana Strategis Penanggulangan Kemiskinan Program Pemberdayaan Fakir Miskin.Tahun 2006-2010.

Imran Qureshi, Muhammad, dkk, 2012. Ensuring the Role and Ompact: Reaching the Poorest While Alleviating the Poverty by Micro Finance in Dera Ismail Khan KPK Pakistan, Developing Country Studies, ISSN 2224-607X (Paper) ISSN 2225-0565 (Online), Vol 2, No. 4.

Mafruhah, Izza. 2009. Multi Dimensi Kemiskinan. Surakarta: LPP UNS.

Midgey, James, 1984, Social Security, Inequality and the Third World. London: John Wiley & Sons.

Nweke, Eugene N, 2012. Increase of Extreme Poverty abd Hunger in the context of Millenium Development Goals (MDGs) in Nigeria: (Studi Kasus di Pulau Buru-Maluku dan Surade-Jawa Barat), MAKARA, SOSIAL HUMANIORA, VOL. 13, NO. 1, JULI 2009: 1-12

Suharto, Edi 2006. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Reika

Aditama.

Tang, Mahmud, 1996. Aneka Ragam Pengaturan Sekuritas Sosial di Bekas Kerajaan Berru Sulawesi Selatan, Indonesia, Wageningen Nederland: Grafich Service Centrum Van Gils B. V.

Tang, Mahmud, 2002. Studi Perlindu- ngan Sosial Dalam Pemberdayaan

Masyarakat:

BAPPENNAS.

Tang, Mahmud, 2005, dkk. Kajian Sekuritas Sosial Bagi Keluarga Nelayan Miskin di Kota Parepare Sulawesi Selatan, Kota Baubau Sulawesi Tenggara, dan Kota Ternate Maluku Utara. Jakarta: Pusat Penerbitan Penelitian Permasalahan Kesejahteraan Sosial RI.

Tang, Mahmud. 2012. “Plural Forms of Social Security on the Fsherman Communities in Salemo Island District Pangkep South Sulawesi and Rangas Barat District Majene West Sulawesi†paper pada The 3rd CILS International Conference 2012 on 26th-27th November 2012. Makassar, Indonesia

Tang, Mahmud, dkk. 2016. Kajian Sistem Budaya Maritim yang Mendasari Sekuritas Sosial Pada Komunitas Nelayan di Pesisir Pantai dan Pulau Kecil di Sulawesi Selatan. Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi, LP2M Unhas.

Woodman, G.R. 1988. “The Decline of Folk Law Social Securirity in Common Law Africaâ€, in F. and K. Von Benda-Beckmann (eds.) Between Kinship and the State: Social Security and Law in Developing Countries, pp. 69-88, Dordrecht: Foris Publications.

Internet

Kementerian Sosial RI - Database.

http://www.kemsos.go.idmodulesphp?name=Database&opsi=pmk.

Downloads

Additional Files

Published

2019-06-30

How to Cite

Hasbi, H. H. (2019). Sekuritas Sosial Perempuan Rawan Sosial Ekonomi Pada Komunitas Nelayan Pulau Kecil (Kasus Pulau Salemo, Desa Mattiro Bombang, Kecamatan Liukang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan). Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 18(1), 69–80. https://doi.org/10.31105/jpks.v18i1.1639