Upaya Pengentasan Kemiskinan dengan Mengurangi Konsumsi Rokok di Indonesia

Authors

  • Memi Almizi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Istiana Hermawati Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS)

DOI:

https://doi.org/10.31105/jpks.v17i3.1510

Keywords:

reduction, poverty, consumption of cigarettes

Abstract

Poverty is a general problem that should be seriously handled by the government. The second of the biggest poverty contributions in Indonesia is the cigarette smoking consumption. The purpose of this research is to analyze the connection between poverty and cigarette smoking consumption and the effetcs that are caused by that connection itself also what efforts that should be needed to alleviate the poverty by reducing the consumption of cigarettes. This research uses descriptive qualitative approach with libraries study type. The data sources of this study are from statistical data, newspaper, and results of the research literature. The second determinant poverty is cigarettes. The facts show that cigarette smoking consumption gives a bad impact both in health and economic so that people are contracted in the circle of poverty. Poverty reduction is an action that both the goverment and the society should be responsible about.  The recommendations that are given to the Government; 1. The Directorate General of taxation and customs needs to have the price of cigarettes highly increased; 2. The Ministry of finance and state budget planning needs to recalculate the budgeting for health and the customs revenue of the cigerette itself. 3. Social Ministry needs to provide the oversight on the peple as the social aid recipient through the Indonesian Conditional Cash Transfer Programme that the aid is to be productively used and Social Ministry needs to do the socialization and to create the new rules as well that the social aid recipient should be those who are not cigerette smokers.

References

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekata Praktek. Jakarta: PT.Rineka Cipta.

Ahsan & Abdillah, (2012). Perokok Ancam Tinggal Landas Ekonomi Indonesai. Diunduh dari http://www.tempo.co/read/news/2018/07/14/090410527/ Perokok-Ancam-Tinggal-Landas-Ekonomi-Indonesia.

Alfian, Mely G. Tan, Selo Soemardjan. (1980). Kemiskinan Struktural, Suatu Bunga Rampai. Jakarta : Yayasan Ilmu Persada

Ashar.F & Firmansyah. (2015). Peningkatan Tarif Cukai Rokok dan Dampaknya terhadap Perekonomian dan Pendapatan Sektoral Jawa Tengah, KINERJA, Volume 19, No.2, Th. 2015.

Arisna. P & Gunawan. E. (2016). Pengaruh Tarif Cukai Tembakau Dan Pesan Bergambar Bahaya Rokok Terhadap Konsumsi Rokok Di Banda Aceh Puput. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik Volume 3 Nomor 2, November 2016.

Ahmad (2018). Rokok Beri Pengaruh Besar Terhadap AngkaKemiskinan.https://republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/18/06/25/pavgxg383-bps-rokok-beri-pengaruh-besar-terhadap-angka-kemiskinan

Alamsyah. A. & Nopianto (2016). Determinan Perilaku Merokok Pada Remaja, Journal Endurance Volume 2 No (1) February 2017.

Bawuna. N.H. (2017). Hubungan Tingkat Strees Dengan Perilaku Merokok Pada Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Ratulangi, e. Jurnal keperawatan Volume 5 No 2 Agustus 2017.

Chambers, D., Wedel, K., and Rodwell, M. (1981). Evaluating social programs. New York, USA: Boston: Allyn & Bacon.

Chriswardani. S, Kartikawulan. L.R & Ki Hariyadi (2012). Konsumsi rokok rumah tangga miskin di Indonesia dan penyusunan agenda kebijakannya, Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, Vol. 01, No. 2 Juni 2012.

Darwin. M. (2017). Perilaku merokok dan pengalaman regulasi di berbagai negara, Jurnal Populasi Volume 18 no 2. Tahun 2007.

Dian. S. (2016). Analisis Pengaruh Konsumsi Rokok Terhadap Kemiskinan Di Jawa Tengah, Skripsi, Universitas Negeri Semarang.

Diana. M. (2016). Kendali Jumlah Perokok Untuk Melindungi Kesehatan Perempuan, Majalah Info Singkat Kesejahteraan Sosial, Volume 8 no 16 Agustus 2016

Efroymson, D., Ahmed, S., & Townsend, J. (2001). Hungry For Tobacco: An Analysis Of The Economic Impact Of Tobacco Consumption On The Poor In Bangladesh. Tobacco Control, 212-217.

Hermawati, I. dkk. (2015) Pengkajian Konsep dan Indikator Kemiskinan. Yogyakarta: B2P3KS Press

Houghton, J. and Shahidur R. Kandker. (2009). Handbook on Poverty and Inequality. Washington DC., USA: World Bank.

Ishartono & Raharjo. (2016). Sustainable Development Goal dan pengentasan kemiskinan, Social work journal, volume 6 no 2. Januari 2016.

Jennifer L.,Dugas.E. N, Erin K. O’Loughlin, Karp.I, and Sylvestre.M.P (2014). Incidence and Determinants of Cigarette Smoking Initiation in Young Adults. Jurnal Society for Adolescent Health and Medicine.2014.

Kahar. P. (2016). Sociodemographic Correlates of Tobacco Consumption in Rural Gujarat, India. Hindawi Publishing Corporation BioMed Research InternationalVolume 2016, Article ID 5856740,9 pageshttp://dx.doi.org/10.1155/2016/5856740.

Liua. Y, Raob. K, and Maoe.Z. (2006). Cigarette smoking and poverty in China. Journal Social Science & Medicine 63 (2006) 2784–2790.

Miles, Matthew B., and A. Michael Huberman. (2007). "Qualitative Data Analysis (terjemahan)." Jakarta: UI Press.

Nasruddin D.S. & Piping. S. H. (2013). Dampak Pendapatan dan Harga Rokok Terhadap Tingkat Konsumsi Rokok Pada Rumah Tangga Miskin Di Indonesia, Jurnal BPPK, Volume 6 Nomor 2, Desember 2013.

Nurdiennah. H.,Cahyo.K. & Indraswari.R. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Merokok Sopir Bus Akap Di Terminal Terboyo Kota Semarang, JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (e-Journal) Volume 5, Nomor 1, Januari 2017.

Nururrahmah. (2014). Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Dan Pembentukan Karakter Manusia, proceding seminar nasional, Volume 1 No 1.

Pratiwi, A. D. (2007). Perbedaan Kepercayaan Diri Antara Perokok Pria dan Perokok Wanita dalam Pergaulan Sehari-hari di Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma.

Pratiwi.A.D.(2007). Epidemiologi, Program Penanggulangan dan Isu Mutakhir Diabetes Mellitus. Fakultas Kesehatan Masyarakat Uviversitas Hasanudin. Makasar.

Ratnawati.E., Siwu J.F & Rivelino S. (2017) Perbedaan Kepercayaan Diri Pada Mahasiswa Perokok Dan Bukan Perokok Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi. e-journal Keperawatan (eKp) Volume 5 Nomor 1, Februari 2017.

Saragih.J.P. (2014). Ebijakan Pengentasan Kemiskinan Di Daerah Istimewa Yogyakarta (Government Policy to Reduce Poverty in the Special Region of Yogyakarta). Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, Vol. 6 No. 1, Juni 2015.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.Bandung: Penerbit Alfabeta.

Stickley.A. & Carlson.P (2009). The Social And Economic Determinants Of Smoking In Moscow, Russia. Sage Journal Volume: 37 issue: 6, page(s): 632-639.

Sari. A. M.D (2016), Analisis Pengaruh Konsumsi Rokok Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah, skripsi, Universitas Negeri Semarang April 2016.

Sunaryo.T. (2013). Kretek Nusantara, tanpa tempat terbit: Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI).

Smet, Bart. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Satria & Dawood, (2017). Korelasi Jumlah Pengeluaran Konsumsi Rokok Dengan Jumlah Pengeluaran Konsumsi Makanan Pada Masyarakat Miskin (Studi Kasus Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar), Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, 2, 84-93, 2549-836302.

Trixie S, & Amalia R. (2010) Perilaku Merokok di Kalangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyyah Semarang. Pros Semin Nas. Semarang; 2010:2(1):172-80.

Tammie O’Nei, 2006, Human Rights and Poverty Reduction: Realities,Controversies and Strategies, An ODI Meeting Series (editorial),Overseas Development Institute 2006.

Triono. D. (2017) Analisis Dampak Tarif Cukai Hasil Tembakau Terhadap Penerimaan Negara Dan Produksi Tembakau Domestik, Jurnal Pajak Indonesia Vol.1, No.1, November 2017

Tirtosastro.S. & A. S. Murdiyati (2010). Kandungan Kimia Tembakau dan Rokok, Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri 2(1), April 2010.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967).

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2011 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5235).

United Nation, (2006a). Millenium Development Goals indicator database. Departemen of Economic and Social Affairs, Statistic Division. New York. (http:mdgs.un.org.) Accessed May 2008.

WHO. (2008). WHO report on the Global Tobacco Epidemic. from: http://www.who.int/tobacco/mpower/mpower_report_full 2008.pdf. ( Diakses 12 Juli 2018)

Zed, M, (2008). Metode Penelitian kepustakaan, Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3222227/3-penyebab-utama-makin-banyak-perokok-di-indonesia-iklan-mudah-dan-murah, diakses 1 Agustus 2018, jam 12.52.

http://www.depkes.go.id/development/site/depkes/pdf.php?id=1-15112500016

https://sosial.ntbprov.go.id/menurunkan-angka-kemiskinan-dengan-tekan-konsumsi-rokok/

https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/22/075526823/ylki.harga.rokok.mahal.turunkan.kemiskinan

https://www.merdeka.com/peneliti-kerugian-akibat-rokok-tembus-rp-59661-triliun

https://bisnis.tempo.co/read/879829/perokok-indonesia-rating-3-dunia-ylki-ancaman-nawa-cita-jokowi

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20171027122305-78-251549/sri-mulyani-ketok-palu-naikkan-cukai-rokok-2018.

https://www.bps.go.id/pressrelease/2018/01/02/1413/persentase-penduduk-miskin-september-2017-mencapai-10-12-persen.html.

http://lifestyle.bisnis.com/read/20170713/106/671371/kemenkes-jumlah-perokok-remaja-terus-meningkat

Downloads

Published

2018-11-08

How to Cite

Almizi, M., & Hermawati, I. (2018). Upaya Pengentasan Kemiskinan dengan Mengurangi Konsumsi Rokok di Indonesia. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 17(3), 239–256. https://doi.org/10.31105/jpks.v17i3.1510