Social Organization as Social Capital in Local Community Empowerment

Authors

  • Enni Hardiati Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial
  • Sri Yuni Murtiwidayanti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial

DOI:

https://doi.org/10.31105/jpks.v14i4.1337

Keywords:

social organization, social capital, local community empowerment

Abstract

The research is to reveal social activities done by social organization of Nagari Barung-Barung Belantai, Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency, Sumatera Barat Province, to empower local community. The research used qualitative-descriptive apprach, implemented through depth interview, direct observation, documentary analysis, and focus group discussion, with 30 respondents as data resources. The goal of the research is to know the role of social organization as social capital on empowering local community with social welfare through seeing the information, knowledge, attention degree, and community partisipation in social organizations.

References

Adi, Isbandi Rusminto (2001). Pemikiran-Pemikiran dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Jakarta: LEUI.

Badan Penelitian dan Pengembangan Sosial Pelaksanaan Pembangunan Organisasi Sosial. Jakarta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (B3KS) Penelitian tentang Kegiatan Organisasi Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta.

Departemen Sosial RI (1985). Petunjuk Pelaksanaan Pembinaan Organisasi Sosial. Jakarta.

Departemen Sosial RI (2006). Masalah Sosial di Indonesia, Jakarta.

Departemen Sosial RI (2005). Peranan Organisasi Sosial dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Jakarta.

David O. Sears,dkk (1985). Psikologi Sosial, Jakarta: Erlangga.

Edi Suharto. (2000). Fungsi-Fungsi Pekerjaan Sosial. Bandung: BDPTS.

Holil Soelaeman, (1985). Partisipasi Masyarakat, Bandung: STKS.

Indrawijaya, Anwar Ibrahim. (1989).Perilaku Organisasi Sosial. Bandung: Senar.

John Field, (2003). Modal Sosial, Yogyakarta:Kreasi Wacana.

Kartasasmita, Ginanjar, 1993. Kemiskinan.Jakarta: Balai Pustaka.

Khatib Pahlawan Kayo RB. (2009). Karakteristik Organisasi Sosial. Padang:Bodiklat.

Koentjaraningrat. (1984). Masyarakat Desa di Indonesia, Jakarta:Fakultas Ekonomi UI.

Soetomo. (2008). Masalah Sosial.Yogyakarta: UGM.

T. Sumarnonugroho, (1991). Sistem Intervensi Kesejahteraan Sosial. Yogyakarta:Hanindito.

Santosa S. Hanijoyo. (1974). Beberapa Catatan Tentang Partisipasi Masyarakat. Jakarta:Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan Pendidikan.

Santoso Sastroputro. (1986). Partisipasi, komunikasi, persuasi, dan disiplin dalam pembangunan nasional. Bandung: Alumni

Sugiyanto. (2002). Lembaga Sosial. Jogyakarta: Global Pustaka Utama

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009. Tentang Kesejahteraan Sosial.

Downloads

Published

2018-03-02

How to Cite

Hardiati, E., & Murtiwidayanti, S. Y. (2018). Social Organization as Social Capital in Local Community Empowerment. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 14(4), 423–436. https://doi.org/10.31105/jpks.v14i4.1337