KASUS KELUARGA ANAK JALANAN

Main Article Content

Sucipto Sucipto
Setio Sumarno

Abstract

Krisis ekonomi yang berkepanjangan mempengaruhi berbagai segi kehidupan masyarakat baik di perkotaan maupun di perdesaan. Khusus di pedesaan sangat dirasakan, apalagi di desa sulit mencari kerja, hal ini mendorong orang migrasi ke kota untuk bekerja. Adanya migrasi dari desa ke kota membawa permasalahan baru di antaranya kepadatan penduduk di suatu lokasi, sehingga wilayah tersebut menjadi tidak teratur dan kumuh. Sebagai studi kasus, penulis mengungkap permasalahan keluarga anak jalanan ditinjau dari segi sosial dan ekonomi dan penyebab anak menjadi anak jalanan.Pengungkapan kasus menunjukkan bahwa keluarga anak jalanan telah melaksanakan fungsi sosialnya, namun dari sisi ekonomi tidak cukup menunjang untuk kebutuhan sehari hari, ditambah dengan kondisi lingkungan yang tidak mendukung, menjadikan anak tergugah/terdorong untuk mencari penghasilan tambahan yakni sebagai penyemir sepatu di tempat keramaian orang seperti terminal bus. Menjadi penyemir sepatu bagi anak tersebut pada prinsipnya hanya ingin membantu orang tuannya dalam memenuhi kebutuhan sehari hari keluarganya, tetapi ada juga anak menjadi penyemir sepatu karena, terpengaruh oleh faktor lingkungan diterminal bus, seperti diajak temannya sebagai penyemir sepatu dan penghasilan dari jasa tersebut, tidak untuk kebutuhan orang tuanya, melainkan jajan bersama temannya

Article Details

Section
Articles