FENOMENA KRIMINALITAS REMAJA PADA AKTIVITAS GENG MOTOR

Main Article Content

Nyi. R Irmayani

Abstract

Fenomena geng motor di Indonesia telah meningkatkan kesadaran sosial karena perbuatan mereka yang menyebabkan kekerasan, perampokan dan bahkan pembunuhan. Mayoritas anggota geng motor adalah anak-anak muda yang cenderung membuat masalah karena ingin membuktkan eksistensi mereka di antara kelompok atau geng lain. Agar dapat menjadi yang paling kuat dan ditakuti oleh teman sebayanya, geng motor berkeliling di malam hari dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya memulai kebrutalan mereka. Kejadian tersebut mengkhawatirkan karena: 1) eksistensi mereka tampak semakin tersebar luas, terutama di kota-kota besar dan wilayah sekitarnya; 2) populasi geng semakin banyak; 3) tindakan mereka dinilai cenderung semakin nekat dan brutal. Kondisi demikian merupakan persoalan yang cukup serius. Dalam banyak kasus tindakan mereka tidak hanya sebatas kenakalan, pelanggaran norma sosial dan mengganggu ketertiban umum semata tetapi sudah mengarah kepada tindakan kriminal, seperti: penyerangan terhadap orang lain, perampasan, penganiyaan dan pembunuhan. Tindakan anggota geng motor selain dapat merugikan atau mengancam keselamatan orang lain juga potensial merusak dirinya sendiri. Tulisan ini mencoba untuk memberikan beberapa alternatif penanganan terhadap pelaku berdasarkan beberapa tahap khusus.Kata kunci: Fenomena, Kriminalitas, Geng Motor

Article Details

Section
Articles

References

Amelia, M. (2017, Juli 5). Geng Motor Berulah di Pejaten Rusak Sejumlah Warung. Retrieved Juli 10, 2017, from Detik News: https://news.detik.com/berita/d-3548919/geng-motor-berulah-di-pejaten-rusak-sejumlah-warung

Armayati, L. (2011). Geng Motor dalam Tinjauan Psikologi Sosial. An -Nafs Volume 5 No.1, 57-71.

Batam Pos. (2017, Juli 6). Waspada! Geng Kriminal di Batuaji Ini Rekrut Paksa Anggotanya. Retrieved Juli 10, 2017, from Batam Pos: http://batampos.co.id/2017/07/06/waspada-geng-kriminal-di-batuaji-ini-rekrut-paksa-anggotanya/

Berkowitz, L. (1995). Agresi: sebab & akibatnya. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.

Dono. (2017, Juni 11). Rusak dan Kuras Isi Rumah, Enam Geng Motor Diringkus. Retrieved Juli 10, 2017, from Pos Kota News: http://poskotanews.com/2017/06/11/rusak-dan-kuras-isi-rumah-enam-geng-motor-diringkus/

Durkheim, E. (1989). Sosiologi dan Filsafat. Jakarta: Erlangga.

Fadila, R. (2013). Hubungan Identitas Sosial dengan Perilaku Agresif pada Geng Motor. Psikologia Volume 8 No.2, 73-78.

Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence. A&C Black.

Hadisuprapto, P. (September 2004). Studi tentang Makna Penyimpangan Perilaku di Kalangan Remaja. Jurnal Kriminologi Indonesia Volume 3 No.III, 9-18.

Hogg, M. A., & Vaughan, G. M. (2002). Social Psychology. London: Prentice Hall.

Hurlock, B. (1990). Developmental psychology: a lifespan approach. Boston: McGraw-Hill.

Imran, M. A. (2014). Muhammad Ali Imran. Makassar: Skripsi Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

Koentjoro. (2013). Kriminologi dalam Perspektif Psikologi Sosial. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Malau, B. S. (2017, Juni 26). Biar Kapok Warga Lawan Geng Motor dan Lemparkan Motornya ke Sungai. Retrieved Juli 10, 2017, from Warta Kota: http://wartakota.tribunnews.com/2017/06/26/biar-kapok-warga-lawan-geng-motor-dan-lemparkan-motornya-ke-sungai

Miladdina, A. (2010). Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Agresi pada Anggota Komunitas Motor di Bandung. Surakarta: Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah.

Muhni, I. (1994). Moral dan Religi Menurut Emile Durkheim dan Henri Bergson. Yogyakarta: Kanisius.

Munir, A. (2016). Mengulas Ulang Representasi Media Massa tentang Kejahatan Begal Motor. Jurnal Sosiologi Volume 18 No.2, 123-128.

Nurdiniyati, Y. S. (2015). Penyesuaian Sosial Mantan Anggota Geng Motor: Studi Kasus pada Dua Orang Mantan Anggota BRIGEZ di Kota Bandung. Bandung: Skripsi Universitas Pendidikan Indonesia.

Pakes, F., & Winstone, J. (2007). Psychology and Crime: Understanding and Tackling Offending Behaviour. Canada: Willan Publishing.

Rahmat, D. (2013). Problematika Geng Motor di Kabupaten Kuningan dalam Prespektif Sosiologi Hukum. Jurnal Unifikasi Volume 1 No.1, 45-78.

Sambas, N. (2011). Penanggulangan Pelanggaran Hukum yang Dilakukan Geng Motor oleh Kepolisian di Wilayah Bandung. Jurnal Mimbar Volume XXVII, No. 2, 225-232.

Sari, Y. (2014). Persepsi Siswa tentang Geng Motor dan Peran Guru Pembimbing di Madrasah Tsanawiyah Al-Muttaqin Pekanbaru. Pekanbaru: UIN Riau.

Soleiludin, I. (2017, Juni 12). Tok..Tok..Tok..Setelah Pintu Dibuka, yang Muncul 6 Anggota Geng Motor. Retrieved Juli 10, 2017, from Jawa Pos: http://www.jawapos.com/read/2017/06/12/136902/toktoktoksetelah-pintu-dibuka-yang-muncul-6-anggota-geng-motor

Subagja, I. (2017, Juni 13). 3 Anggota Geng Motor Diselamatkan Tim Jaguar dari Amuk Massa di Depok. Retrieved Juli 10, 2017, from Kumparan: https://kumparan.com/indra-subagja/3-anggota-geng-motor-diselamatkan-tim-jaguar-dari-amuk-massa-di-depok

Tangahu, H. E. (Oktober 2015). Peranan Psikiater Kriminal terhadap Korban Tindak Pidana dalam Proses Penyidikan. Lex Crimen Volume IV No.8, 128-135.

Tanjung, C. A. (2017, Juli 9). Begini Sosok Anggota TNI AD yang Tewas Ditikam Geng Motor di Riau. Retrieved Juli 10, 2017, from Detik News: https://news.detik.com/berita/d-3553131/begini-sosok-anggota-tni-ad-yang-tewas-ditikam-geng-motor-di-riau

Tella, S. (2017, Juli 7). Anarkis, Sekelompok Geng Motor Mengamuk di Tengah Kerumunan Warga. Retrieved Juli 10, 2017, from Kabar News: https://kabar.news/anarkis-sekelompok-geng-motor-mengamuk-di-tengah-kerumunan-warga

Tofail, I. (2013). Tinjauan Kriminologis terhadap Kejahatan yang Dilakukan oleh Geng Motor di Kabupaten Gowa. Makassar: Skripsi Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

Tribun News. (2017, Juni 24). Tujuh Geng Motor yang Resahkan Warga ini Akhirnya Kena Batunya. Retrieved Juli 10, 2017, from Tribun News: http://www.tribunnews.com/regional/2017/06/24/tujuh-geng-motor-yang-resahkan-warga-ini-akhirnya-kena-batunya

Widiasari, A. (2015). Peranan Kepolisian dalam Penanggulangan Tindakan Kejahatan yang Dilakukan oleh Geng Motor di Kota Makassar. Makassar: Skripsi Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin .

Yusuf, M. (2017, Juni 12). Apes… Berangkat Kerja Malah Ketemu Geng Motor di Bekasi Timur, Bonyok Deh…. Retrieved Juli 10, 2017, from GO Bekasi: http://gobekasi.pojoksatu.id/2017/06/12/apes-berangkat-kerja-malah-ketemu-geng-motor-di-bekasi-timur-bonyok-deh/

Zuckerman, M. (1979). Sensation Seeking: Beyond The Optimal Level Of Arausal. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates.