MORAL EKONOMI DAN BELENGGU KEMISKINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BELU
Abstract
Tulisan ini menjelaskan bagaimana masyarakat lokal di daerah Belu hidup dalam kemiskinan dan rnengapa ekonomi subsisten menjadi moral ekonomi pada masyarakat lokal terutama petani. Kondisi kemiskinan adalah masalah siapa dalam proses produksi hanya menemukan ekonomi subsisten menjadi itu moral ekonomi untuk mereka. Ekonomi subsisten menjadi moral ekonomi, dimana orang-orang dalam melakukan proses produksi mempunyai keterbatasan untuk melakukan sesuatu yang baru. Melakukan sesuatu hal yang baru dianggap dapat membahayakan mereka dalam mendapatkan nafkah. Sementara itu resiko selalu dihindari dan keamanan menjadi prioritas, selain adanya moral ekonomi seperti itu, keterbatasan yang di punyai oleh Daerah Belu adalah musim kemarau yang lebih panjang dari pada musim hujan sehingga kondisi ini mempengaruhi produksi.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Robert Siburian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Policy for Journals that offer open acces
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).