Vol. 10 No. 3 (2021): Sosio Konsepsia
Articles

Kecemasan Masyarakat Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

Sri Yuni Murtiwidayanti
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial
Bio
Ikawati Ikawati
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Published 2021-09-14

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 dikhawatirkan berdampak pada psikologis seseorang bahkan masyarakat luas, banyaknya pemberitaan mengenai Covid-19 dapat berdampak pada timbulnya perasaan khawatir,  tertekan, stress dan kecemasan di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui kecemasan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Lokasi penelitian ditetapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sasaran penelitian ditentukan secara incendental sampling yaitu masyarakat yang berada di wilayah DIY, antara tanggal 29 April – 1 Mei 2020 (tiga hari), telah mengisi instrumen on line  (38 responden). Teknik pengumpulan data menggunakan angket  modifikasi dari The Social Anxiousness Scale yang dibuat oleh Leary (1982). Ditemukan: (1) ada kecemasan masyarakat dalam menghadapi Covid-19 ditinjau dari psikologis dalam situasi sosial timbal balik;  (2) ada kecemasan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 ditinjau dari psikologis dalam situasi sosial searah; (3) ada kecemasan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19  ditinjau dari fisiologis dalam situasi sosial timbal balik; dan ( 4) ada kecemasan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 ditinjau dari fisiologis dalam situasi sosial searah. Rekomendasi agar masyarakat dapat menghindari kecemasan dengan cara mengelola atau mengendalikan kecemasan melalui: (1) Membatasi informasi/paparan yang membuat semakin merasa tertekan ataupun cemas; (2) Seleksi dalam mendapatkan informasi tentang Covid-19 yaitu informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannnya (berkompeten); (3) Tetap melakukan kegiatan sehari-hari yang bermanfaat dan produktif serta berpikir positif dalam menghadapi  Covid-19; (4) Melakukan hobi yang menyenangkan, berolahraga, serta tetap memenuhi gizi seimbang; (5) Selalu memenuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah; (6) Tetap menjalin hubungan dengan keluarga dan teman melalui telepon atau handphone. Kata kunci: kecemasan; masyarakat; menghadapi Covid-19  

References

  1. Adi, Y. (2020, Maret). Pandemi Covid-19 Sebabkan 18% Warga Cilacap Alami Gangguan Kecemasan. Retrieved Maret 4, 2020, from Purwokerto: rri.co.id.
  2. Anna, L. K. (2020, Maret). Tingkat Kecemasan Akibat Wabah Virus Corona Meningkat. Retrieved Maret 3 , 2020, from Lifestyle.kompas.com.
  3. Atkinson, R. (2009). Pengantar Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.
  4. Davidoff. (1991). Psikologi Suatu Pengantar Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
  5. DePaulo, B. d. (1989). Are Shy People Reluctant to Ask for Help? Journal of Personality and Social Psychology vol 56, 834-844.
  6. Dewi, F. S. (2020, Maret). Cara Atasi Stres Selama Pandemi Covid-19. Retrieved Maret 6, 2020, from UGM.ac.id/id/berita/19150-cara-atasi-stres-selama-pandemi-covid-19.
  7. Endler, N. (1991). Multi Dimensionality of state and Trait Anxiety: Factor Structur of Endler Multidimensional Anxiety Scale. Journal of Personality and Social Psycology. Vol 47, 860-870.
  8. Firmansyah, M. (2020, Maret). Ancaman Psikologis dan Imbas Cemas Akibat Pandemi Covid-19. Retrieved Maret 4, 2020, from alenia.id/gaya-hidup/ancaman-psikologis-dan-imbas-cemas-akibat-covid-19.bizlh.9swk.
  9. Hasan, L. (1986). Teori-Teori Kesehatan Mental. Jakarta: Pustaka Al Husna.
  10. Kartono, K. (2002). Psikologi Sosial I. Bandung: Rajawali Press.
  11. King, P., & Endler, N. (1990). The Trait Anxiety-Perception Score: A Composite Predictor for State Anxiety. Journal of Personality and Social Psychology. Vo. 58l, 679-684.
  12. Leary, M. &. (1983). Social Anxiety, Sexual Behavior and Contraceptive Use. Journal of Personality and Social Psychology Vol. 6, 1347-1354.
  13. Leary, M. (1982). Social Anxiety: Review of Personality and Social Psychology. Beverly Hills: Sage Publication Ltd.
  14. Leary, M., & Dobbins, S. (1983). Social Anxiety, Sexual Behavior and Contraceptive Use. Journal of Personality and Social Psychology. Vol. 6, 1347-1354.
  15. Mahardika, A. (2020, Maret). 7 Penyebab Gangguan Mahasiswa di Tengah Pandemi Corona. Retrieved Maret 6, 2020, from health.detik.com.
  16. Mahmud, D. (1990). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Depdikbud.
  17. Manggala, Y. (2020, Maret). Kecemasan Akibat Covid-19 Bentuk Adaptasi Normal. Retrieved Maret 4, 2020, from republika.co.id.
  18. Manggala, Y. (2020, Maret). Kecemasan Akibat Covid-19 Bentuk Adaptasi Normal. Retrieved Maret 4, 2020, from republika.co.id/berita/q84alz284/kecemasan-akibat-covid-19-bentuk-adaptasi-normal.
  19. Masrun, d. (1986). Studi Mengenai Kemandirian pada Penduduk di Tiga Suku (Jawa, Batak, Bugis). Yogyakarta: UGM.
  20. Pleck, J. (1976). Male Threat From female Competence. Journal of Consulting and Clinical Psychology Vol 44, 608-613.
  21. Purwanto, A. (2020). Studi Eksploratif Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Proses Pembelajaran On Line di Sekola Dasar. Journal of Education Psychology and Cuoseling. Vol 2, No. 1.
  22. Rochmawati, I. (2020). Mengelola Cemas Pada Masa Pandemi Covid-19 di DIY. Yogyakarta: FK-KMK-UGM.
  23. Smith, T., Ingram, R., & Brehm, S. (1983). Social Anxiety, Anxious Self-Preoccupation, and Recall of Self-Relevant Information. Journal of Personality and Social Psychology, Vol 44, 1276-1283.
  24. Sutanto. (2020, Maret). Psikologi Khawatirkan Dampak Covid-19 di Masyarakat Luas. Retrieved Maret 6, 2020, from Galamedia.news.com.
  25. Turner, S., Belidel, D., & Larkin, K. (1986). Situasional Determinants of Social Anxiety In Clinic and Non Clinic Samples: Psychological and Cognitive Correlates. Journal of Counseling and Clinical Psychology. Vol 54, 523-527.
  26. Wawan Mas'udi dan Poppy S., W. (2020). Tata Kelola Penangan Covid-19 di Indonesia Kajian Awal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.